Halaman Statis

Pelantikan Dewan Pengurus Nasional Perkumpulan Pengusaha Alat Keselamatan Pelayaran Indonesia (DPN PPAKPI) Periode 2026–2029

 

Jakarta, 16 September 2026 – Dewan Pengurus Nasional Perkumpulan Pengusaha Alat Keselamatan Pelayaran Indonesia (DPN PPAKPI) periode 2026–2029 resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Hotel GiiA Maluku, Jakarta. Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan organisasi yang menaungi para pengusaha alat keselamatan pelayaran di seluruh Indonesia.

 

Acara pelantikan dihadiri oleh lebih dari 100 peserta yang terdiri dari para pengurus, anggota, serta tamu undangan dari berbagai pemangku kepentingan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Ir. Sadali Ie, M.Si., IPU, Kepala Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP) Capt. Indang Noerkajati, S.ST., MM., serta Michael Wattimena, tokoh nasional asal Maluku yang saat ini menjabat sebagai Tenaga Ahli Menteri ESDM RI sekaligus Komisaris PT Pertamina International Shipping.

 

Dalam forum tersebut, Pence Kristyanto Pattiasina resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPN PPAKPI periode 2026–2029, menggantikan kepemimpinan sebelumnya. Pence sebelumnya terpilih melalui Musyawarah Nasional (Munas) III PPAKPI yang digelar di Hotel Sunlake, Jakarta Utara, pada 15 Juli 2026, dengan mengusung tema "Membangun Iklim Bisnis Alat Keselamatan Pelayaran yang Profesional dan Bermartabat".

 

PPAKPI yang telah berdiri sejak tahun 2020 dan kini beranggotakan lebih dari 103 perusahaan aktif di seluruh Indonesia, memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan standar keselamatan pelayaran nasional. Organisasi ini berkomitmen menyediakan alat keselamatan pelayaran yang berkualitas, memenuhi standar, dan sesuai dengan ketentuan peraturan-undangan.

 

Dalam perayaannya, Ketua Umum terpilih Pence Kristyanto Pattiasina menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. “Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kami akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan dan BTKP, serta seluruh pemangku kepentingan demi mewujudkan pelayaran nasional yang mengedepankan aspek keselamatan dengan target nihil kecelakaan,” ujarnya.

 

Kepengurusan periode 2026–2029 diharapkan mampu mempererat komunikasi dengan pemerintah serta memberikan masukan konstruktif terhadap penyusunan dan penyempurnaan regulasi di sektor keselamatan maritim. Selain itu, organisasi berkomitmen memperkuat hubungan kemitraan strategis dengan Kementerian Perhubungan, khususnya Balai Teknologi Keselamatan Pelayaran (BTKP).

 

Pelantikan ini juga menjadi momentum konsolidasi bagi seluruh anggota PPAKPI untuk menghadapi dinamika dan tantangan industri alat keselamatan pelayaran yang terus berkembang. Diharapkan, kepengurusan baru dapat membawa organisasi yang semakin profesional, mengancam, serta terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi kemajuan industri keselamatan pelayaran Indonesia.

Jangan Ketinggalan
Pergerakan Kami.

Dapatkan rangkuman berita Suara Salemba langsung ke email atau WhatsApp setiap minggu.