Halaman Statis

PP GMKI Desak Evaluasi Rekrutmen dan Tata Kelola Program Koperasi Desa Merah Putih

Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya peserta pelatihan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang dipersiapkan sebagai calon Manajer Koperasi Desa Merah Putih.

 

Sekretaris Fungsional Masyarakat PP GMKI, Rudy Raubun, menyatakan bahwa berdasarkan pemberitaan media nasional, jumlah peserta yang meninggal dunia dalam pelatihan tersebut telah mencapai lima orang. Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen maupun tata kelola program.

 

"Program ini bertujuan mencetak manajer Koperasi Desa Merah Putih yang memiliki kompetensi dalam manajemen, tata kelola koperasi, kepemimpinan, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pendidikan dan pelatihan seharusnya berorientasi pada penguatan kapasitas tersebut, bukan pada pola pelatihan yang menyerupai latihan tempur sehingga berpotensi menimbulkan risiko terhadap keselamatan peserta,"

 

PP GMKI menilai pemerintah perlu segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen, kurikulum pelatihan, metode pembinaan, standar keselamatan, serta mekanisme pengawasan dalam Program Koperasi Desa Merah Putih. Evaluasi tersebut penting agar tujuan mulia membangun kemandirian ekonomi desa tidak dibayangi oleh jatuhnya korban jiwa.

 

Selain itu, PP GMKI mendesak pemerintah untuk melakukan investigasi yang transparan dan akuntabel terhadap setiap kasus meninggalnya peserta serta menyampaikan hasilnya kepada publik sebagai bentuk pertanggungjawaban.

 

"Jatuhnya korban hingga lima orang harus menjadi alarm bagi pemerintah untuk membenahi tata kelola program ini secara menyeluruh. Keselamatan peserta harus menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pelaksanaan program,"

 

PP GMKI berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki sistem penyelenggaraan Program Koperasi Desa Merah Putih sehingga tujuan pemberdayaan masyarakat desa dapat tercapai tanpa mengabaikan keselamatan dan hak-hak peserta.

Jangan Ketinggalan
Pergerakan Kami.

Dapatkan rangkuman berita Suara Salemba langsung ke email atau WhatsApp setiap minggu.