Halaman Statis

Setelah Dikeluhkan Warga, Harga Tiket Pesawat Perintis di Wilayah Perbatasan Kembali Normal

TARAKAN, 30 Juni 2026 – Gelombang protes mahasiswa di wilayah perbatasan Kalimantan Utara kembali pecah. Tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Perbatasan Melawan, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Tarakan kembali mendatangi Bandara Internasional Juwata Tarakan (30/6), menyusul aksi serupa yang telah digelar pada 23 Juni lalu.

 

Aksi jilid dua ini dipicu dikarenakan tuntutan belum di penuhi mengenai lonjakan harga tiket serta carut-marut mekanisme pembelian tiket pesawat perintis dengan cara diundi. Program yang sejatinya digagas Pemerintah Pusat untuk memangkas disparitas harga dan menghubungkan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), kini justru dinilai menjadi momok baru yang mencekik ekonomi masyarakat perbatasan.

 

"Masyarakat menggunakan pesawat perintis bukan untuk berlibur. Mereka menggunakan penerbangan perintis untuk menuntut pendidikan, berobat, dan menyambung hidup ," tegas Jumaipin, Ketua GMKI Cabang Tarakan, di tengah massa aksi.

 

GMKI Cabang Tarakan bersama aliansi menilai, alasan pembengkakan biaya operasional yang kerap dilemparkan oleh pihak maskapai maupun bandara tidak boleh dijadikan pembenaran untuk membebankan masyarakat miskin di beranda depan negara. Pemerintah daerah, provinsi, hingga pusat didesak untuk tidak menutup mata terhadap realita di lapangan.

 

"Pemerintah dan pihak bandara wajib bertanggung jawab menyediakan layanan transportasi perbatasan yang terjangkau. Jangan limpahkan beban operasional ke pundak masyarakat kelas menengah ke bawah," tuntut Jumaipin.

 

Hingga rilis ini diturunkan, pihak bandara dan maskapai akhirnya resmi menurunkan harga tiket pesawat perintis kembali ke tarif normal dan memperbaiki mekanisme pembelian tiket menjadi lebih beradab

 

Meski merayakan kemenangan GMKI Cabang Tarakan menegaskan perjuangan belum selesai. Jumaipin menyatakan pihaknya akan terus mengawal ketat ke depan agar kebijakan tidak lagi merugikan masyarakat perbatasan.

Jangan Ketinggalan
Pergerakan Kami.

Dapatkan rangkuman berita Suara Salemba langsung ke email atau WhatsApp setiap minggu.