JAKARTA – Kementerian Pertanian mengumumkan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program diversifikasi komoditas. Program ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada komoditas tertentu serta memperluas basis produksi pangan dalam negeri.
Sejumlah komoditas alternatif seperti sorgum, ubi kayu, dan jagung diprioritaskan untuk dikembangkan di berbagai wilayah yang memiliki potensi agrikultur tinggi. Pemerintah juga menyiapkan insentif bagi petani yang bersedia beralih atau menambah jenis tanaman yang dibudidayakan.
Langkah ini dinilai sangat penting mengingat ancaman perubahan iklim yang semakin nyata dan volatilitas harga komoditas pangan di pasar global. Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional.
Sunday, 21 June 2026